P4TKSB - P4TK SENI DAN BUDAYA YOGYAKARTA-

Majulah Seni Budaya Indonesia

11 Jul 2014

You are here: Home

Randai, Drama Tradisional Minangkabau

Surel Cetak PDF
Penilaian Pengguna: / 0
JelekBagus 

Randai merupakan jenis pertunjukan drama tradisional Minangkabau yang mengangkat kisah  tentang cerita rakyat( folklore) yang sudah lama hidup dalam masyarakat Minangkabau  seperti Kaba Cinduo Mato,  Malin Deman, Anggun Nan Tongga dan lain-lain. Sebagai seni pertunjukkan Randai menggabungkan berbagai unsur seni  diantaranya  seni tari, musik, dan beladiri sarat dengan pesan budaya, agama dan moral.  Pertunjukan Randai ini berkembang pesat di daerah Luhak Limapuluh Koto.

Salah satu Kaba yang terkenal di daerah ini adalah Kaba Anggun Nan Tongga Magek Jabang. Kaba ini dianggap sebagai puncak dari  semua kaba yang ada. Sehingga tak jarang kaba ini dijadikan cerita dalam pertunjukkan randai meski hanya menampilkan beberapa fragmen. Pada waktu pertunjukkan randai ini berlangsung, para penonton duduk melingkari panggung pertunjukkan. Pertunjukkan diiringi  lagu yang dimainkan oleh para penyanyi dengan iringan musik seperti gendang, saluang dan rebab.


Dalam pertunjukkan drama Randai ini, alur cerita tradisional Minangkabau dikisahkan secara periodik dengan alur maju dan dialog-dialog panjang antar pemain dimana didalamnya disisipkan nasehat, kritik sosial serta humor. Narasi cerita disampaikan melalui simbol-simbol dalam bentuk tarian dan nyanyian. Pertunjukkan ini lebih menekankan  pencerahan moral daripada sekedar hiburan.


Pementasan Randai memiliki nilai-nilai filosofis yang dianut oleh masyarakat setempat, misalnya bentuk lingkaran yang tersusun dari para pemain mencerminkan nilai persatuan, persaudaran dan penyatuan manusia dengan kehidupan alam semesta. Disamping itu Randai juga mengandung nilai-nilai sosial yang mencerminkan kehidupan masyarakat Minangkabau, hal tersebut nampak  mulai dari saat pembentukan kepanitian, pembagian kerja serta nilai demokrasi yang terkandung dalam pertunjukkan Randai. Selain itu dalam pertunjukkan Randai  juga mengandung unsur  pendidikan karakter, dimana dalam  berbagai lakon yang ada didalamnya yang sarat dengan makna dapat dijadikan cermin dalam meniti kehidupan bermasyarakat.
Pada perkembangannya,  drama tradisional Randai telah  berkembang dan menyebar ke daerah lain di Sumatera Barat,  bahkan meluas ke daerah-daerah lain seperti Jambi dan Riau terutama Kuantan dan Kampar.

Sumber : www.melayuonline.com

photo: padang-today.com