Sleman : PT. Astra Internasinal,Tbk, Yayasan Pendidikan Astra Michael D.Ruslim(YPA-MDR) dan P4TKSB Yogyakarta melakukan penandatanganan Kontrak Kerja Sama mengenai Pelatihan Membatik bagi Anak-anak SD dan SMP. Selaku Pihak Pertama adalah PT. Astra Internasional Tbk sebagai penyandang dana, Pihak Kedua Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim sebagai pelaksana program dan Pihak Ketiga P4TKSB sebagai Pelatih atau nara sumber.
Bendahara Yayasan Pendidikan Astra Michael D.Ruslim, Indriati mengatakan, pihak Astra akan mendanai beberapa sekolah dalam bidang pengembangan ilmu ketrampilan hidup (life skill) yaitu tiga SD di Kecamatan Pandak, Bantul diantaranya SD Cigudan, SD Gunturan dan SD Ciren serta satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kecamatan Gedangsari Gunungkidul yakni SMPN 2 Gedangsari.
Dalam kerjasama tersebut pihak P4TKSB akan memberikan pelatihan membatik kepada para siswa SD Cigutan, mulai dari klas 1 sampai kelas 6 serta siswa SMPN 2 Gedangsari sehingga nantinya mereka akan memiliki dasar-dasar ilmu kecakapan hidup sebagai bekal untuk mengembangkan diri. Ia berharap, proyek kerjasama yang menelan biaya tidak sedikit ini bisa dimanfatkan sebaik-baiknya bagi kepentingan sekolah dan para siswa itu sendiri.
“ Kami berharap mereka bisa memakai kesempatan ini sebaik-baiknya supaya hasilnya juga berkualitas”. Tuturnya, Kamis, 18 April 2012 usai penandatangan kerjasama di kantor P4TKSB.
Sementara itu, Direktur Eksekutif Dekranasda, Roni Guritno sebagai katalisator dalam kegiatan kerjasama ini sekaligus mewakili lembaga yang menaungi seluruh kegiatan kerajinan di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta mengatakan, pihaknya memilih P4TKSB sebagai partner dalam kegiatan ini karena P4TKSB dipandang sebagai lembaga pendidikan yang dapat memberikan solusi tentang perencanaan pelatihan membatik.
Dia menjelaskan, kerjasama dengan pihak Astra ini telah dimulai sejak tahun 2007 yang lalu dan kali ini merupakan tahap kedua. Menurutnya pada tahap pertama,kegiatan kerjasama berjalan lancar dan spektakuler karena kebetulan pada saat itu SD Tancep yang dipilih untuk diberikan bantuan berlokasi di Kecamatan Gedangsari, merupakan daerah yang memiliki potensi dalam membatik. Iapun berharap kerjasama dengan pihak Astra ini bisa terus berjalan karena bagaimanapun dari hasil platihan ada beberapa karya batik yang dihasilkan. Dan saat ini pihaknya dan Astra sedang memikirkan langkah–langkah apa yang akan dilakukan terkait beberapa hasil karya yang dihasilkan, apakah karya–karya tersebut akan dijual atau diapakan. Yang jelas upaya paling dekat yang dilakukan adalah menjadikan icon anak-anak kecil membatik pertama kali yang mungkin itu bisa dimanfaatkan oleh lembaga-lembaga bisnis yang memiliki perhatian terhadap pengembangan batik. (mrt)
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|


