P4TK SENI DAN BUDAYA YOGYAKARTA

Majulah Seni Budaya Indonesia

25 May 2013

You are here: Berita P4TK SB Pendidikan Karakter Melalui Tembang-Tembang dan RAP

Pendidikan Karakter Melalui Tembang-Tembang dan RAP

Surel Cetak PDF
Penilaian Pengguna: / 0
JelekBagus 

parjayaSleman : Berawal dari keprihatinannya terhadap anak-anak saat ini yang lebih hafal menyanyikan lagu-lagu dewasa bertemakan cinta yang sebenarnya belum pas dengan psikologisnya, Parjaya, S.Sn, Widyaiswara pedalangan P4TKSB tergerak menciptakan tembang-tembang anak dengan nuansa pendidikan karakter.

Melalui penulisan karya ilmiah yang berjudul “ Media Pembelajaran Karakter Melalui Tembang dan RAP Dalam Bentuk Sajian Video Klip” ia menciptakan empat buah tembang anak, masing-masing berjudul Sepeda Gembira, Kodok Ngorek, Werkudoro dan Petruk Kanthong Bolong. Ia mengambil nilai kearifan lokal yang ada pada tokoh pewayangan dan lingkungan hidup supaya anak-anak tidak tercerabut dari akar nilai budaya sendiri serta peduli dengan lingkungan. Banyak nilai pendidikan karakter pada tokoh pewayangan seperti nilai kejujuran, keteguhan dan rendah hati yang menurutnya sangat penting dalam membentuk kepribadian anak.

“ Saya memilih tembang-tembang yang judulnya saya ambil dari nilai kearifan lokal budaya ini supaya anak tidak tercerabut dari akar nilai budaya”. Tuturnya.

Menurutnya perilaku baik dan buruk bukanlah faktor pembawaan seseorang, namun bisa dipelajari dan berubah melalui pembiasaan perilaku sehari hari dengan media tembang dan RAP(sebuah sair yang tidak terikat oleh lagu yang bisa diucapkan dengan enak dan mengandung kata -kata himbauan).

parjaya2Ia berharap, paska presentasi hasil karyanya, Rabu , 25 April 2012 di Ruang Dekorasi P4TKSB ini tembang-tembang ciptaannya yang telah mendapat masukan dari para senior, akan bisa disempurnakan kualitasnya, baik sisi video maupun audionya, sehingga nantinya bisa dinikmati oleh masyarakat luas khususnya anak-anak serta bisa digunakan para guru pendidikan karakter sebagai media pembelajaran untuk penyampaian nilai-nilai pendidikan karakter. Menurutnya Jika guru mampu menguraikan tembang-tembang sederhana ini dan mengkomunikasikan kepada anak maka bisa mejadi media efektif bagi pembelajaran pendidikan karakter.

Ia yakin tembang tembang yang dia ciptakan akan diterima dan disenangi oleh anak karena sebelum menciptakan lagu tersebut ia telah berkomunikasi dengan anak-anak dan mendapat apresiasi positif. Selain itu, kemasan video klip sebagai pendukung tembang dianggap akan menambah nilai menarik tembang tersebut. (mrt)