Ditunjuk sebagai nara sumber dalam kegiatan ini Parjaya,S.Sn, Widyaiswara P4TKSB dengan tema “Berbagai Jenis Wayang dan Karakternya”, Ali Marsudi, S.Sn, Seniman Wayang Orang Sekar Budaya Jakarta dengan tema “ Wayang merupakan warisan leluhur perlu dilestarikan” dan Drs. Sendang Mulyono,M.Hum, Dosen Universitas Negeri Semarang dengan tema “ Wayang Sebagai Pembentuk Budi Pekerti Bangsa “.
Terkait kegiatan ini, Kasi Nilai Tradisi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Mungkid, Dibyasusatya,S.Pd mengatakan , meski wayang saat ini telah diakui oleh dunia namun banyak masyarakat sudah meninggalkan wayang sehingga pihaknya perlu melakukan sosialisasi terutama di kalangan para guru agar wayang bisa dipakai sebagai media pendidikan karakter yang nantinya bisa diteruskan kepada anak didik.
“ Menurut kami dalam wayang banyak hal yang bisa dijadikan teladan budi pekerti, meski sudah diakui oleh dunia tapi banyak yang sudah meninggalkan wayang”. Tuturnya saat diwawancarai, Selasa, 8 Mei 2012.
Rencananya acara sosialisasi wayang ini akan digelar selama tiga hari, mulai tanggal 14 s.d 16 Mei 2012 di tiga tempat, masing-masing dari dua eks kawedana terdiri dari 7 kecamatan dengan sasaran peserta keseluruhan 150 orang terdiri dari para guru, pengawas dan kepala sekolah yang memiliki interest terhadap budaya wayang. Hasil dari kegiatan sosialisasi berupa kesimpulan para peserta , nantinya akan dijadikan rekomendasi bagi Dinas pariwisata dan Kebudayaan untuk pengajuan anggaran ke DPRD dalam merencanakan tindak lanjut dari kegiatan ini.
Terkait upaya melestarikan budaya wayang, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan juga berencana menggelar kegiatan safari keliling pagelaran wayang di setiap kecamatan sekaligus mempromosikan Kota Mungkid sebagai daerah yang peduli terhadap budaya wayang.(mrt)
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|


